5 Hikmah Imam Ali as tentang Kebahagiaan

5 Hikmah Imam Ali as tentang Kebahagiaan

 

خُلُوَّ الصَّدْرِ مِنَ الغِلِّ وَ الْحَسَدِ مِنْ سَعَادَةِ الْعَبْدِ

Bersihnya hati dari rasa iri dan dengki adalah kebahagiaan seorang hamba.

 

سَعَادَةُ الرَّجُلِ فِى اِحْرَازِ دِيْنِهِ وَ الْعَمَلِ لِأَخِرَتِهِ

Kebahagiaan seseorang terletak pada menjaga agama dan berbuat untuk akhiratnya.

 

لَا يَسْعَدُ امْرُاءٌ اِلَّا بِطَاعَةِ اللهِ سُبْحَانَهُ ، وَلَا يَشْقَى امْرُءٌ إِلَّا بِمَعْصِيَةٍ

Seseorang tidak akan bahagia kecuali dengan taat kepada Allah dan tidak akan sengsara kecuali karena bermaksiat kepada-Nya.

 

مِنْ السَّعَادَةِ اَلتَّوْفِيْقُ لِصَالِحِ الْأَعْمَالِ

Termasuk dari kebahagiaan adalah memperoleh bimbingan dari Allah untuk berbuat baik.

 

مَا سَعِدَ مَنْ شَقِىَ اِخْوَانَهُ

Tidak ada kebahagiaan bagi seorang yang saudaranya masih dalam kesengsaraan.