“Aku Heran dengan Orang Pelit…” (Imam Ali as)

Aku heran dengan orang pelit… (Imam Ali as)

 

عَجِبْتُ لِلْبَخِيْلِ يَسْتَعْجِلُ الْفَقْرَ الَّذِي مِنْهُ هَرَبَ، وَ يَفُوْتُهُ الْغِنَى الَّذِي اِيَّاهُ طَلَبَ، فَيَعِيْشُ فِي الدُّنْيَا عَيْشَ الْفُقَرَاءِ وَ يُحَاسَبُ فِي الْاَخِرَةِ حِسَابَ الْاَغْنِيَاءِ

“Aku heran dengan orang yang pelit. Dia memilih kemiskinan yang ia telah lari darinya. Dan dia kehilangan kekayaan yang selalu ia cari. Lalu ia hidup di dunia dengan kehidupan orang-orang faqir dan dihisab di akhirat dengan hisabnya orang-orang kaya.”

(Imam Ali bin Abi tholib as)