Bahaya Istighfar Sambil Terus Melakukan Dosa

Bahaya Istighfar Sambil Terus Melakukan Dosa

 

الاستِغفارُ مَع الإصرارِ ذُنوبٌ مُجَدَّدَةٌ

“Istighfar yang disertai dengan pengulangan dosa (terus menerus) adalah menjadi dosa-dosa baru.” (Imam Ali as)

 

المُقيمُ علَى الذَّنبِ و هُو مِنهُ مُستَغفِرٌ كَالمُستَهزئَ

“Seorang yang tidak beranjak dari dosanya sementara ia terus beristighfar maka ia seperti orang yang mempermainkan (Allah).” (Imam Ja’far As-Shodiq as)

 

مَنِ استَغفَرَ بلِسانِهِ و لم يَندَمْ بقَلبِهِ فَقدِ استَهزَأ بنفسِهِ

“Siapa yang beristighfar dengan lisannya sementara hatinya tidak menyesal maka ia telah mempermainkan dirinya sendiri.” (Imam Ali Ar-Ridho as)