Bulan Rajab di Mata Rasulullah saw dan Ahlulbait

Bulan Rajab di Mata Rasulullah saw dan Ahlulbait

 

Rasulullah saw bersabda,

 

رَجَب شَهْرُ الْإِسْتِغْفَارِ لِأُمَّتِي..

أَكْثِرُوْا فِيْهْ الْإِسْتِغْفَارَ فَإِنَّهُ غَفُوْرٌ رَحِيْم

“Rajab adalah bulan Istighfar untuk umatku maka perbanyaklah Istighfar didalamnya karena Allah Maha Pengampun lagi Maha Pengasih.” (Biharul Anwar)

 

Imam Musa Al-Kadzim as berkata,

 

رَجَب نَهْرٌ فِي الٔجَنَّةِ..

أَشَدُّ بَيَاضًا مِنَ اللَّبَنِ وَ أَحْلَى مِنَ الْعَسَلِ..

فَمَنْ صَامَ يَوْمًا مِنْ رَجَبٍ

سَقَاهُ اللهُ مِنْ ذَلِكَ النَّهَرِ

 

“Rajab adalah (nama) sebuah sungai di surga. Yang lebih putih dari susu dan lebih manis dari madu.

 

Maka barangsiapa yang berpuasa satu hari dari bulan Rajab maka Allah akan memberinya minum dari sungai tersebut.” (Man La Yahduruhul Faqih)