Hikmah Ahlulbait Tentang Syukur

Hikmah Ahlulbait Tentang Syukur

نِعْمَةٌ لَا تُشْكَرْ كَسَيِّئَةٍ لَا تُغْفَرْ

“Nikmat yang tidak disyukuri seperti dosa yang tidak diampuni.”

(Imam Muhammad Al-Jawad as)

اَلشَّاكِرُ أسعَدُ بالشُّكرِ مِنهُ بِالنِّعمَةِ التي أوجَبَتِ الشُّكرَ ؛ لأنَّ النِّعَمَ مَتاعٌ ، و الشُّكرَ نِعَمٌ و عُقبى .

“Seorang yg bersyukur lebih bahagia dengan syukurnya dari pada nikmat itu sendiri yg mewajibkan ia untuk bersyukur, Karena kenikmatan itu adalah hiasan semata, sementara syukur itu nikmat yang kekal.”

(Imam Ali Al-Hadi as)