Kutipan Wasiat Imam Ali di Akhir Hayatnya

Kutipan Wasiat Imam Ali di Akhir Hayatnya

 

أُوْصِيْكُمَا.. وَجَمِيْعَ وُلْدِي وَأَهْلِ بَيْتِي، وَمَنْ بَلَغَهُمْ كِتَابِي هَذَا مِنَ الْمُؤمِنِينَ بِتَقْوَى اللهِ رَبِّكُمْ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْن،

Aku berwasiat kepada kalian berdua (Alhasan dan Alhusain) dan semua anak-anakku serta keluargaku dan kepada semua dari kaum mukminin yang wasiatku ini sampai kepada mereka, untuk bertakwa kepada Allah tuhan kalian dan janganlah kalian mati kecuali dalam keadaan muslim.

 

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللهِ جَمِيْعًا وَلَا تَفَرَّقُوا وَاذْكُرُوا نِعْمَةَ اللهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِكُمْ

Berpeganglah kalian semua dengan tali Allah dan janganlah tercerai-berai. Dan ingatlah nikmat Allah kepada kalian, ketika kalian saling bermusuhan lalu Allah mempersatukan hati kalian.

 

أُوْصِيْكُمْ بِتَقْوَى اللهِ وَنُظْمِ أَمْرِكُم وَصَلَاحِ ذاتِ بَيْنِكُم فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُوْلُ الله (صلى الله عليه وآله) يَقُوْلُ: صَلَاحُ ذاتِ البَيْنِ أَفْضَلُ مِنْ عَامَّةِ الصَّلَاةِ وَالصِّيَامِ

Aku berwasiat kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah dan mengelola urusan kalian, serta memperbaiki hubungan diantara kalian. Karena aku mendengar Rasulullah saw bersabda, “Memperbaiki hubungan diantara kalian lebih baik dari melaksanakan solat dan puasa.

 

اُنْظُرُوا ذَوِي أَرْحَامَكُم فَصِلُوهُمْ يُهَوِّنُ اللهُ عَلَيْكُمُ الْحِسَاب

Perhatikanlah orang-orang dekat kalian dan sambunglah silaturahmi dengan mereka, maka Allah akan mempermudah hisab kalian.

 

الله الله فِي الْأَيْتَامِ لَا تُغِبُّوا أَفْوَاهَهُم ولا يُضَيَّعُوا بِحَضْرَتِكُم فَإنِّي سَمِعْتُ رَسُوْلَ الله (صلى الله عليه وآله) يَقُوْلُ: مَنْ عَالَ يَتِيْمًا حَتّى يَسْتَغْنِيَ أَوْجَبَ اللهُ لَهُ الجنةَ كَمَا أَوْجَبَ لِآكلِ مالِ الْيَتِيْمِ النَّارَ

Perhatikanlah anak yatim ! Jangan menelantarkan mereka dan jangan sampai mereka disia-siakan ditengah kalian. Karena aku mendengar Rasulullah saw bersabda, “Siapa yang mencukupi seorang anak yatim hingga ia tercukupi maka Allah akan mewajibkan baginya surga seperti Allah mewajibkan neraka bagi yang memakan harta mereka.”

 

الله الله فِيْ الْقُرْآنِ فَلَا يَسْبِقَنَّكُمْ إِلَى الْعَمَلِ بِهِ غَيْرَكُمْ

Perhatikanlah Al-Qur’an ! Jangan sampai orang lain lebih mengamalkannya daripada kalian.

 

الله الله فِي جِيْرَانِكُمْ فَإِنَّهُمْ وَصِيَّةُ نَبِيِّكُمْ، مَا زَالَ يُوْصِيْنَا بِهِمْ حَتَّى ظَنَنَّا أَنَّهُ سَيُوَرِّثُهُم

Perhatikanlah tetangga kalian ! Karena mereka adalah titipan dari nabi kalian. Beliau selalu berwasiat tentang tetangga hingga kami menyangka bahwa Rasulullah akan memberi bagian warisan kepada mereka.

 

الله الله فِيْ بَيْتِ رَبِّكُمْ فَلَا يَخْلُوَنَّ مِنْكُمْ مَا بَقِيْتُمْ

Perhatikanlah rumah tuhan kalian (ka’bah) !  Jangan sampai kosong dari kalian.

 

الله الله فِي الصَّلَاةِ فَإنَّهَا خَيْرُ الْعَمَلِ وَإنَّهَا عَمُوْدُ دِيْنِكُمْ

Perhatikanlah solat ! Karena ia adalah sebaik-baik amal dan tiang agama kalian.

 

الله الله فِي الزَّكَاةِ فَإِنَّهَا تُطْفِئَ غَضَبَ رَبِّكُمْ

Perhatikanlah zakat ! Karena ia memadamkan murka tuhan kalian.

 

الله الله فِي صِيَامِ شَهْرِ رَمَضَان فَإنَّ صِيَامَهُ جُنَّةٌ مِنَ النَّارِ

Perhatikanlah puasa dibulan Ramadhan karena puasa dibulan itu adalah keselamatan dari api neraka.

 

الله الله فِي الْجِهَادِ فِي سَبِيْلِ الله بِأَمْوَالِكُم وَأَنْفُسِكُم وَأَلْسِنَتِكُم

Perhatikanlah jihad di jalan Allah  dengan harta, jiwa serta lisan kalian !

 

الله الله فِي ذُرِّيَةِ نَبِيِّكُمْ فَلَا يُظْلَمَنَّ بَيْنَ أَظْهُرِكُمْ وَأَنْتُمْ تَقْدِرُوْنَ عَلَى الْمَنْعِ عَنْهُمْ

Perhatikanlah keturunan nabi kalian ! Jangan membiarkan mereka terdzolimi sementara kalian mampu untuk menahannya.

 

الله الله فِي الْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِيْنِ فَأَشْرِكُوْهُمْ فِي مَعَايِشِكُمْ

Perhatikanlah orang-orang faqir dan miskin, ikut sertakan meraka dalam kehidupan kalian.

 

الله الله فِي النِّسَاءِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ فَإِنَّ آخِرَ مَا تَكَلَّمَ بِهِ رَسُوْلُ الله (صلى الله عليه وآله) أَنْ قَالَ: أُوْصِيْكُمْ بِالضَّعِيْفَيْنِ: نِسَائٌكٌمْ وَمَا مَلَكَتْ أٌيْمَانُكُمْ

Perhatikanlah kaum wanita dan budak kalian, karena hal terakhir yang diucapkan oleh Rasulullah saw adalah, “Aku titipkan kepada kalian 2 orang yang lemah, wanita kalian dan hamba sahaya kalian.”