Orang yang Berkhianat Kepada Allah dan Rasul-Nya

Orang yang Berkhianat Kepada Allah dan Rasul-Nya

 

Diriwayatkan dari Imam Ja’far As-Shodiq as,

 

أَيُّمَا مُؤْمِنٍ مَنَعَ مُؤْمِناً شَيْئاً مِمَّا يَحْتَاجُ إِلَيْهِ وَ هُوَ يَقْدِرُ عَلَيْهِ مِنْ عِنْدِهِ أَوْ مِنْ عِنْدِ غَيْرِهِ،

 

أَقَامَهُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مُسْوَدّاً ▪️وَجْهُهُ، مُزْرَقَّةً عَيْنَاهُ، مَغْلُولَةً يَدَاهُ إِلَى عُنُقِهِ،

 

فَيُقَالُ هَذَا الْخَائِنُ الَّذِي خَانَ اللَّهَ وَ رَسُولَهُ، ثُمَّ يُؤْمَرُ بِهِ إِلَى النَّارِ”.

 

“Bila ada seorang mukmin yang menolak seorang yang butuh kepadanya, sementara ia mampu membantu dari dirinya atau dengan bantuan orang lain, maka Allah akan membangkitkannya dengan menghitam wajahnya, menjadi biru matanya dan terbelenggu tangan diatas lehernya.

 

Kemudian dikatakan padanya, “Ini adalah orang yang berkhianat kepada Allah dan Rasul-Nya.”

 

Lalu ia diperintahkan menuju neraka.

 

Sumber : Al-Kafi