Wasiat Rasulullah tentang Rasa Jenuh dan Malas

Wasiat Rasulullah tentang Rasa Jenuh dan Malas

Rasulullah saw bersabda,

مَلْعُوْن مَنْ أَلْقَى كَلَّهُ عَلَى النَّاسِ

“Terlaknatlah orang yang melemparkan tangung jawabnya kepada orang lain.”

Rasulullah saw berwasiat kepada Imam Ali bin Abi tholib as,

إِيَّاكَ وَخَصْلَتَيْن : اَلضَّجَرُ وَالْكَسْلُ ، فَإِنّكَ إِنْ ضَجَرْتَ لَمْ تَصْبِرْ عَلَى حَقٍّ وَإِنْ كَسَلْتَ لَمْ تُؤَدِّ حَقّاً ، يَا عَلِيّ مَنْ اِسْتَوْلَى عَلَيْهِ الضّجَرُ رَحَلَتْ عَنْهُ الرَّاحَةُ

“Berhati-hatilah dengan dua perkara : rasa jenuh dan rasa malas. Jika engkau jenuh maka engkau tidak akan bersabar atas kebenaran. Bila engkau malas maka engkau tidak akan melaksanakan hak (orang lain). Wahai Ali, siapa yang dikuasai oleh rasa jenuh maka ketenangan akan pergi darinya.”